Insecure


Pernah gak sih ngerasi gak PD kalo di deket orang yang menurut kita lebih UWAW? lebih cantik? Ngebanding-bandingin diri sama orang lain, PASTI PERNAH. Dan sialnya gue pun pernah mengalami, pernah menjadi termasuk orang yang gak percaya diri, yang suka minder, suka mikir “KOK GUE GINI YA?”, “KOK DIA BISA GITU YA?” dan mungkin saat ini pun gue kadang masih ngerasa gitu.

Ketika gue menginjak usia sekitar 15/16 tahun, dimana gue masuk ke suasana sekolah baru, suasana SMA. Awalnya gue bodoamat aja, biasa aja lihat temen seusia suka make up, perawatan, mall, pacaran, dan hal yang berbau having fun, toh orang punya caranya sendiri untuk menyenangkan diri. Tapi entah kapan dan bagaimana INSECURE itu melekat di diri gue tanpa bisa dicegah dan gue tahu.

Pertemanan di usia lo ketika masih bocah dengan pertemanan di usia menuju tangga dewasa itu berbeda. Berlomba-lomba menjadi yang terbaik, tercantik, terpopuler, terlihat, menyeruakan THIS IS ME.

Rasa INSECURE itu terus melekat, terus membelenggu gue sampai-sampai gue mikir “GUE PANTES GAK YA TEMENAN SAMA MEREKA?”, “BOLEH GAK SIH GUE JADI DIA SEHARI AJA?”, “KOK DIA CANTIK YA? OH PERAWATAN, NYOKAP BOKAPNYA BANYAK DUIT”
pemikiran kayak gitu terus ngalir sampai-sampai gue ngerasa sampah.

Man, believe me feeling insecure is annoying, a feeling that only brings illness. Dan gue rasa kalian yang pernah dan mungkin lagi INSECURE pasti ngalamin cemas, bawaannya sad, bisanya cuma ngebanding-bandingin diri sampai lo muak sama diri lo sendiri. SO BAD!

Kadang gue iri sama orang-orang yang punya kehidupan yang berwarna, diwarnai dengan canda tawa NO FAKE. Kadang gue ngelakuin cara murah agar diri merasa lebih baik dengan BERKHAYAL menjadi mereka, sampai lo gak rela kalo itu cuma khayalan semata, imajinasi, dunia no real yang lo ciptain.

Gue pikir itu cara terbaik agar gue gak merasa rendah diri, gak ngerasi frustasi dan muak terhadap apa yang ada di diri gue, TAPI SALAH. BUKAN KAYAK GITU. Cara itu cuma memperburuk, bukan cara efektif, lo akan terbuai dengan keinginan yang semakin kuat agar menjadi mereka. MENAKUTKAN.

Bukan kayak gitu, cara paling baik adalah CINTAI DIRI SENDIRI. CINTAI APA YANG ADA DI DIRI LO. Positive thinking, lo istimewa. semua orang punya kelebihan dan kekurangannya. Gak ada yang sempurna. Semua orang mempunyai takarannya masing-masing.

Sob, lo pasti capekkan? lo juga pasti butuh bahagiakan? lo juga pasti ingin berjalan dengan percaya dirinya, memamerkan keceriaan bukan sebagai topeng untuk menutupi kesengsaraan ketika bertemu orang-orang. CINTAI DIRI LO. DON’T REJECT YOURSELF!

Tenangkan diri, beri waktu kepada diri setelah itu tarik nafas dalam-dalam dan tanyakan kepada lo “Why do I feel this way?”, “What can I do to overcome it?”. Cobalah untuk mengakui apa yang lo rasakan.

Ketika lo tahu ada perasaan buruk yang menempel, Positive Thinking, jika hal itu adalah batu yang harus lo lalui untuk meraih tujuan awal lo “BAHAGIA”. Fokus ke kemampuan yang lo punya atau pelajari sesuatu yang membuat lo merasa baik, SELANJUTNYA MENGAMBIL RESIKO. KELUAR dari dunia INSECURE LO. Berat? pasti, tapi kalo lo ngelakuin itu demi diri bukan demi orang lain YOU CAN DO IT. LO PASTI AKAN MENJADI PEMENANG.

INSECURE memang gak bisa di hindari, tapi kalo lo mengalami hal itu dengan pikiran terbuka, lo pasti bisa melewatinya. Remember, lo jauh lebih baik, lebih istimewa dari apa yang lo pikirkan.

KITA BERHAK UNTUK BAHAGIA. PERCAYALAH DENGAN DIRI LO SENDIRI. LO YANG BISA NGECIPTAIN BAHAGIA, DAN LO JUGA YANG BISA NGECIPATAIN KESENGSARAAN. TINGGAL PILIH BAHAGIA ATAU SENGSARA? LO YANG MENENTUKAN.

3 thoughts on “Insecure”

  1. ST berkata:

    Ya bener kak. Makasih, memang berubah menjadi lebih baik bukan orang lain tapi diri sendiri. thanks:)

  2. Pembaca berkata:

    Thanks kak 🙂

Tinggalkan Balasan ke ST Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *